Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Ini Profil dan Perjalanan Kariernya

Suahasil Nazara resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Ia memiliki pengalaman panjang sebagai akademisi, Kepala Badan Kebijakan Fiskal, dan Wakil Menteri Keuangan.

Bagikan

Menkeu

Dokumentasi Kementerian Keuangan RI

Jaya Aktual - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026. Suahasil menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dan akan menjalankan tugas sebagai bendahara negara untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Penunjukan tersebut membawa Suahasil ke posisi tertinggi di Kementerian Keuangan setelah sebelumnya cukup lama berkecimpung dalam bidang kebijakan fiskal. Ia bukan sosok baru di lingkungan Kemenkeu karena sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal.

Suahasil memiliki latar belakang kuat di bidang ekonomi. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana ekonomi di Universitas Indonesia, kemudian melanjutkan studi di Cornell University, Amerika Serikat, hingga memperoleh gelar Master of Science. Pendidikan doktoralnya ditempuh di University of Illinois dan ia kemudian meraih gelar Doctor of Philosophy. Pada 2009, Suahasil memperoleh gelar Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi.

Karier akademiknya dimulai sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Dalam perjalanan berikutnya, Suahasil pernah menjabat Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi UI, Kepala Lembaga Demografi UI, hingga Ketua Departemen Ilmu Ekonomi.

Pengalamannya di pemerintahan semakin kuat ketika terlibat sebagai anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal. Ia kemudian dipercaya menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal pada 2016 sebelum dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 2019. Posisi tersebut terus dijalankannya hingga akhirnya dipercaya Presiden Prabowo menjadi Menteri Keuangan.

Selepas pelantikan, Suahasil menegaskan komitmennya menjaga APBN agar tetap sehat dan kredibel. Ia juga menekankan pentingnya memastikan kebijakan fiskal memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta mendukung program prioritas pemerintah.

Selain perjalanan karier, laporan harta kekayaan Suahasil juga tercatat dalam LHKPN. Berdasarkan laporan periodik tahun 2025 yang disampaikan pada 27 Februari 2026, total kekayaan bersihnya tercatat sekitar Rp138,17 miliar. Komponen terbesar berasal dari surat berharga serta aset tanah dan bangunan.

Dengan pengalaman panjang sebagai akademisi, perumus kebijakan, Kepala Badan Kebijakan Fiskal, hingga Wakil Menteri Keuangan, Suahasil kini menghadapi tantangan baru dalam menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendukung agenda ekonomi pemerintahan Prabowo.