Pasar Respons Positif Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG Sempat Berbalik Menguat

Pelantikan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan mendapat respons positif dari pasar. IHSG sempat berbalik menguat setelah sebelumnya tertekan hingga lebih dari 2 persen.

Bagikan

Suahasil Nazara

Menteri Keuangan Suahasil Nazara/Foto: Dok. Kemenkeu Foto/Biro KLI Wismu Nanda R.R

Jaya Aktual - Pelaku pasar merespons positif penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Sentimen tersebut terlihat dari pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat berbalik arah setelah sebelumnya mengalami tekanan cukup dalam pada perdagangan Senin, 14 September 2026.

IHSG sebelumnya sempat melemah sekitar 2,56 persen hingga menyentuh level 6.373,96. Namun setelah kepastian pergantian Menteri Keuangan diumumkan, indeks bergerak membaik dan sempat mencapai level sekitar 6.550 atau menguat tipis secara intraday. Pada penutupan perdagangan, IHSG tercatat berada di level 6.534,69 atau turun sekitar 0,10 persen.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pasar mulai memberikan respons terhadap kepastian arah kebijakan setelah perubahan posisi Menteri Keuangan. Sejumlah analis menilai penunjukan Suahasil memberi sinyal stabilitas karena ia bukan figur baru dalam pengelolaan fiskal nasional.

Baca juga:Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Ini Profil dan Perjalanan Kariernya

Sebelum dilantik menjadi Menteri Keuangan, Suahasil telah lama berada di lingkungan Kementerian Keuangan dan menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 2019. Latar belakangnya sebagai akademisi serta pengalamannya di bidang kebijakan fiskal turut menjadi perhatian investor.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai respons pasar terhadap pergantian Menteri Keuangan cenderung positif namun tetap terukur. Menurutnya, pelaku pasar melihat peluang adanya kesinambungan kebijakan fiskal karena Suahasil telah lama terlibat dalam pengelolaan APBN.

Pasar juga akan mencermati sejumlah hal penting setelah pergantian tersebut, mulai dari pengelolaan defisit anggaran, penerimaan negara, belanja pemerintah, hingga hubungan kebijakan fiskal dengan kebijakan moneter. Kredibilitas pengelolaan APBN diperkirakan menjadi salah satu perhatian utama investor dalam beberapa waktu ke depan.

Suahasil sendiri menegaskan komitmennya untuk menjaga disiplin fiskal serta mempertahankan defisit anggaran dalam batas ketentuan yang berlaku. Sejumlah analis menilai rekam jejak teknokratisnya dapat membantu mengembalikan kepercayaan investor terhadap kebijakan ekonomi pemerintah.

Meski demikian, penguatan pasar tidak hanya ditentukan oleh pergantian Menteri Keuangan. Investor masih akan memperhatikan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, kondisi fiskal, serta arah kebijakan ekonomi pemerintah ke depan.

Sumber: Detik.com